Kunjungan Kepala Kantor Wilayah Kementrian Agama Provinsi NTT ke SMAK St. Fransiskus Asisi Larantuka
23 Maret 2022 tercatat dalam sejarah, pertama kali Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi NTT mengunjungi SMAK St. Fransiskus Asisi Larantuka. Suatu kebanggaan bagi seluruh warga SMAK Fransal di datangi oleh Bapak Reginaldus Serang, S. Fil, M. Theo Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama dan Ibu Ketua Darmawanita beserta rombongan. Walau dalam nada kesederhanaan semua berjalan dengan baik.
Setelah acara penyambutan, Kakanwil beserta rombongan mengunjungi semua ruangan SMAK dan di akhiri dengan tatap temu semua keluarga SMAK Fransal, Pejabat pemangku kepentingan baik kantor Kemenag Daerah maupun Kantor Wilayah Kemenag Provinsi NTT.
Acara di buka oleh Kepala Satuan Pendidikan Menengah Agama Katolik (SMAK) St. Fransiskus Asisi Larantuka yang di wakili oleh Bapak Yulius Wele Udjan, S. Ag selaku Wakasek Kurikulum. Dalam sambutannya beliau ucapkan limpah Terimakasih juga penghormatan setinggi-tingginya bagi Kementrian Agama yang dengan besar hati membantu semua SMAK di NTT terkhusus nya SMAK Fransal. "Kami sangat berterimakasih kepada Pemerintah dalam hal ini Kementrian Agama karena selalu membantu segala sesuatu yang dibutuhkan oleh sekolah. Baik bantuan berupa Sarpras, PIP, BOS, Insentif non PNS, dll. Walau keadaan kami serba berkekurangan, ini bukan alasan untuk menyurutkan semangat para tenaga Pendidik dan tenaga Kependidikan untuk melayani". Ungkapnya.
Pembicara utama dalam kegiatan ini pun bersuara. Pada kesempatannya Reginaldus Serang menyampaikan bahwa Kehadiran Kementrian Agama adalah untuk bermitra dalam urusan Agama dan Pendidikan. Beliau menambahkan bahwa semua urusan SMAK ada pada Direktorat Jendral Bimas Katolik. Ada dua puluh lima (25) SMAK di NTT dan baru satu (1) SMAK Negeri di NTT yaitu SMAK St. Thomas Morus Ende. Harapan beliau bahwa walau dengan keterbatasan, para pendidik dan tenaga kependidikan SMAK Fransal mesti mampu membangun solidaritas internal lebih baik. Beliau juga menyampaikan rasa bangga yang sungguh besar karena Bapak Uskup mau mengijinkan para Romo untuk terlibat dalam SMAK dan bisa bermitra dengan Kementrian Agama. "Kami memberikan dorongan moril bagi semua SMAK di NTT dengan harapan bahwa semua personil sekolah mampu membangun Solidaritas Internal dengan baik. Apalagi SMAK Fransal sudah mendapat nilai B dalam Akreditasi Sekolah oleh BAN PT. Ini sebenarnya pemicu atau pemantik semangat untuk terus mendorong Warga Sekolah agar terus berjuang untuk dunia Pendidikan di Flotim. Saya bangga karena Bapak Uskup Larantuka mau mengijinkan Para Romo untuk terlibat di dalam SMAK. Berharap kelak ada para Suster dan Frater yang bisa bergabung dengan SMAK. NTT termasuk memiliki SMAK terbanyak. Dengan jumlah total saat ini dua puluh (25) SMAK. Semua SMAK pasti di perhatikan tetapi secara bertahap. Harap agar semua Ayah Bunda dan Peserta Didik tidak pernah bosan untuk belajar karena teknologi bisa di optimalkan". Tandasnya.
Semua Rakyat selalu merindukan pemimpinnya. Pemimpin yang hebat adalah mereka yang mau mengunjungi, melihat, mendengarkan dan menjawabi kebutuhan bawahannya serta turut merasakan apa yang dirasakan bawahannya.
*Natalia_Astri





ASISI terus berbenah. Lanjutkan ! Semoga dengan
ReplyDeletekehadiran Mereka yg disambut dengan kemewahan ini, dapat memberikan aroma perubahan untuk semua lembaga Pendidikan yayasan Katolik.