Bingkisan Kado SMAK Fransiskus Asisi Larantuka untuk 1928
Penuturan cerita rakyat dari Lewokluok
Tentunya suksesnya acara ini tidak terlepas dari sokongan Kepala Sekolah Rm. Martinus Kapitan Sogen, Pr dan semua Ayah Bunda di sekolah ini yang di ketuai oleh Bunda Ira Da Costa.
Perwakilan program IIS
Perwakilan Program IBB
Dalam acara lomba penuturan cerita rakyat yang diangkat dari daerah Solor, ada kisah yang menyelekit hati. Pada jam 07.30an ada seorang Ibu yang mengaku datang dari Solor untuk mengantar segala aksesoris yang dibutuhkan untuk perlombaan. Ibu Ani Kwuan, beliau di sapa demikian. Ia menitipkan dua orang putri kandungnya untuk dididik di SMAK Fransal. Anak yang tertua duduk di kelas XII IBB dan yang satunya lagi duduk di kelas XI IBB. Kedua siswa tersebut akan tampil mewakili program studi mereka. Kehadiran Ibu Ani bukan hanya untuk mengantar segala sesuatu yang dibutuhkan untuk lomba tetapi juga ingin melihat anaknya tampil. Suasana seperti ini yang kemudian menyedot perhatian semua warga SMAK Fransal bahkan ada Ayah Bunda yang menitipkan air mata haru di atas pelataran Sekolah. Pemandangan seperti ini yang mulai jarang kita lihat di beranda-beranda Sekolah zaman ini. Kebanyakan orang tua hanya datang menitipkan anaknya untuk mengejar nilai saja tanpa mau tahu bagaimana perkembangan motorik anaknya. Sehingga sebagai bentuk rasa terimakasih Sekolah terhadap Ibu Ani, sekolah memberi beliau kesempatan untuk tampil bersama kedua anaknya yang disaksikan oleh semua warga SMAK Fransal dan mendapat kesempatan foto bersama peserta lomba, para juri dan Kepala Sekolah. Seandainya semua orang tua tidak hanya peduli pada keadaan SPP anaknya atau nilai akademisnya saja. Mungkin bumi Lamaholot ini bahkan Indonesia Manis ini, tidak penuh dengan orang pintar yang hanya pandai beretorika saja.
Ibu Ani dan kedua Putrinya
Perwakilan Program MIA
Manusia akan benar-benar hidup dan bahagia apabila ia mengenal siapa dirinya. Dari beranda rumah Fransal, melalui panggung yang sederhana ini, Ayah Bunda siap menghantar anak-anak untuk mengenal jiwa mereka masing-masing.
Salam Lamaholot!
*Natalia Astri (Ina_Sabu)
Semangat sister... Butuh nyali dan kejeniusan untuk menjadi Bunda yang bijak.
ReplyDeleteTerimakasih banyak kak..
DeleteKeren bunda. Terus berkreasi
ReplyDeleteUlasan yang bagus. Satu hal yang sangat menarik adalah kehadiran orangtuanya murid dari Solor untuk melihat dan mendukung penampilan anak anaknya. Luar biasa. Semoga kehadiran ortu ini menyentuh hati dan menyulut semangat semuai murid dalam membangun masa depan melalui Fransal. Salam
ReplyDeleteWah... Si kaka...
DeleteTerimakasih banyak sudah berkunjung kak..
Terimakasih Ayah Eman..
ReplyDelete